Labels: cDezt 0 Comments


saat itu aku sedang terseok walaupun
walaupun dengan dua sayap

ketika itu aku juga berjalan lunglai
meskipun dengan 2 kaki

aku juga berpegangan
tapi lemah meskipun dengan dua tangan

sementara ulat terus bermetamorphosa menjadi kepompong...
terus... dan menjadi kupu-kupu

sementara itu juga
aku masih tak mampu terbang tinggi
aku masih belum bisa berlari
sambil tanganku tergontai lesu

tak kudapati sebuah penyemangat
disaat aku berjuang
disaat aku membutuhkanya

tak kudapati senyuman untuk mengawali hari-hariku berikutnya
huuffthhh!! semakin membosankan saja!

ketika aku sedang terkapar
datang terpaan angin membawa embun pagi...
memberi kesejukan
memberikan senyum termanisnya

apa ini anugerah dariNya??
apa dia malaikat kecil yang dikirimNya untukku?

saat aku kembali menyapa embun pagi itu...
seakan timbul tenggelam
seakan mengatakan "iya" dan "tidak"

tapi kesejukanya semakin terasa
seolah ingin memberiku kehidupan baru
memberiku sayap untuk terbang bebas bersamanya
memberiku kaki untuk berlari mengejarnya
dan memberi kekuatang pada tanganku untuk merengkuh
memeluk dan memilikinya

bisik hati terdalamku mengatakan
ya! aku ingin terbang bersamanya
meninggalkan sayap lamaku yang tak mampu menerbangkanku
ya! aku ingin berlari bersamanya
mengejar mimpi yang sempat tertinggal
ya! aku akan melangkah bersamanya
menyambut sapaan embun di kala pagi hari

dengan senyumanya... dengan ciuman hangatnya...



atau ...
dia hanya akan sekedar menjadi sebatas milikku di mimpiku
dan hanya sebuah impian di nyataku


untuk malaikat kecil yang selalu datang setiap hembusan napasku



Dream: A Tale of Wonder, Wisdom & Wishes

Labels:

0 Responses so far.

Post a Comment

Spam comments will be deleted