seonggok daging
setetes cairan merah
tersusun dengan rangkaian belulang….
dengan angkuhnya berdiri…menantang matahari
sesosok itu bergelut dengan watu..
menghembuskan sisa2 napasnya
menapak lajur kanan..melawan takdir
suatu waktu ia beriringan bersama kawannya
suatu ketika ia butuh temannya
suatu saat ia,…
sudah gak butuh itu lagi
dia gak butuh apa itu kawan
…..yang selama ini tulus
dia gak butuh apa itu teman
…..yang sejauh ini masih menjaga arti persahabatan itu
seorang sahabat terlalu rapuh
…terlalu lemah dan tak berdaya
untuk bersamanya menapak waktu
sahabat itu tertinggal dalam keadaanya yang sakit
terkapar menunggu ajal..
dan seonggok daging busuk
setetes cairan merah kotor
dan serakan-serakan tulang belulang rapuh yang angkuh itu
masih dengan kesombonganya
berlalu pergi
meninggalkan mayat sahabatnya yang membusuk…
mayat sahabatnya yang masih memegang teguh sebuah janji
janji sampai mati, tentang “apa itu sahabat?”
sebelum meregang nyawa….sahabat itu masih sempat berkata,
setetes cairan merah
tersusun dengan rangkaian belulang….
dengan angkuhnya berdiri…menantang matahari
sesosok itu bergelut dengan watu..
menghembuskan sisa2 napasnya
menapak lajur kanan..melawan takdir
suatu waktu ia beriringan bersama kawannya
suatu ketika ia butuh temannya
suatu saat ia,…
sudah gak butuh itu lagi
dia gak butuh apa itu kawan
…..yang selama ini tulus
dia gak butuh apa itu teman
…..yang sejauh ini masih menjaga arti persahabatan itu
seorang sahabat terlalu rapuh
…terlalu lemah dan tak berdaya
untuk bersamanya menapak waktu
sahabat itu tertinggal dalam keadaanya yang sakit
terkapar menunggu ajal..
dan seonggok daging busuk
setetes cairan merah kotor
dan serakan-serakan tulang belulang rapuh yang angkuh itu
masih dengan kesombonganya
berlalu pergi
meninggalkan mayat sahabatnya yang membusuk…
mayat sahabatnya yang masih memegang teguh sebuah janji
janji sampai mati, tentang “apa itu sahabat?”
sebelum meregang nyawa….sahabat itu masih sempat berkata,
“sukses untukmu kawan…doaku masih akan selalu menggema dimanapaun engkau berjalan, fokus dengan apa yang di depan waspada dengan sekitar, dan ingatlah bangkai yang di belakangmu ini”apa dia mendengarnya??
sebuah tulisan yang saya dedikasikan untuk sebuah persahabatan…

nice post :)